Cara Mengetahui Madu Asli

http://photos-a.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc4/hs971.snc4/76397_106436176094005_100001828688078_50522_628157_a.jpgManfaat madu untuk kesehatan sudah jelas banyak sekali. Toko yang menjual madu juga banyak, mulai dari menawarkan madu murni murah ke rumah-rumah, di toko jamu, sampai toko online yang semakin banyak jumlahnya itu. Yang jadi masalah sekarang adalah bagaimana cara mengetahu madu itu asli atau tidak? Saking terkenal dan mahalnya si madu, produk aspal yang diklaim sebagai madu murni bin asli itu banyak beredar di pasaran. Bayangkan, berdasarkan survey dilapangan baik di Indonesia maupun di USA menunjukan bahwa hampir 80% madu yang beredar dipasaran adalah madu palsu. Kalau memang kita bukan ahli tentang madu, terus bagaimana cara mengenali keaslian madu yang akan kita beli itu? 


Ok, asal kita teliti, sebenarnya tidak terlalu sulit mengetahui madu asli atau palsu. Asal kita bersedia melihat dengan cermat saja. Untuk memastikan asli atau tidaknya madu, kuncinya ada pada pengetahuan kita akan sifat dan karakter fisiknya yang khas. Meskipun sekarang orang tambah pintar saja meniru sifat dan karakter fisik madu yang asli. Jadi tambah susah deh untuk mengetahui madu asli, apalagi kalau cuman dilihat saja, pasti susah. Terus bagaimana dunk?
Ok, tenang dulu. Ada beberapa karakter madu yang tidak bisa dipalsukan. Ciri-ciri karakter madu asli inilah yang kita jadikan patokan untuk mengetahui madu asli.
Karakter atau ciri tanda madu asli yang tidak bisa dipalsukan:
  1. Memutar Optik: Madu asli mempunyai kandungan gula yang spesifik yang dapat mengubah sudut putaran cahaya terpolarisasi.
  2. Higroskopis: madu asli bersifat menyerap air, jika madu dibiarkan terbuka pada tempat dengan kelembaban udara tinggi maka madu akan bertambah encer.
  3. Madu asli jika dituangkan ke dalam air hangat tidak akan pecah atau air akan tetap jernih sebelum diaduk. Bagi madu yang sudah dicampur akan lebih cepat membuat keruh.
  4. Sedangkan sifat2 madu yang umumnya  dipalsukan antara lain: sifat madu yang bisa  membuat telor matang, tidak tembus koran atau jika dikocok mengeluarkan gas.
  5. Kandungan madu yang juga tidak bisa dipalsukan adalah adanya kandungan Enzim Diastase. Kandungan diatase inilah salah satu yang digunakan acuan SNI untuk menentukan madu itu asli atau tidak. Karena enzim ini hanya bisa dihasilkan dari kelenjar ludah lebah.
Hmmm…, susah juga ya. Maka ikuti tips berikut supaya anda bisa mendapatkan madu murni dan asli.
  1. Usahakan saat membeli mengetahui jenis nectar madu tersebut. Karena tiap nectar mempunyai sifat dan karakter fisik yang khas. Misalkan madu kapuk dan Kaliandra. madu kapuk tidak akan mengkristal walaupun disimpan lama di kulkas, sedangkan madu kaliandra akan cepat mengkristal spt gula. Jadi jika membeli madu kapuk tapi madu tersebut mengkristal bisa dipastikan madu itu palsu atau dicampur.
  2. Belilah madu asli di tempat yang dipercaya, seperti di Peternakan lebah. Jika tidak mengetahui dimana membeli madu yang asli setidaknnya bisa dilihat dengan membandingkan harganya.
  3. Lebih aman belilah madu ke peternak lebah yang telah mempunyai standar madu dari SNI.
  4. Mencoba beternak lebah sendiri, hehe….
Bagaimana? Kira-kira masih sulit untuk mengetahui madu asli dan palsu?
read more

Cara Rasulullah Mengobati Berbagai Penyakit

Wahai Orang Yang Ngaku Muslim: MARI KITA IKUTI “THE WAY OF RASULULLAH”

Setiap orang yang hidup di dunia ini akan mengalami dua kondisi yang tak dapat dihindarkan dan datang silih berganti yaitu sehat dan sakit. Keadaan tersebut juga dialami oleh Rasulullah SAW sebagai manusia biasa, namun secara umum Rasulullah SAW adalah orang yang sehat dan selalu menjaga kesehatannya.
Pada masa Rasulullah SAW hidup, banyak masyarakat yang menderita penyakit tertentu yang menyerang kebanyakan manusia. Menghadapi kondisi tersebut, mereka melakukan upaya menyembuhan lewat metode pengobatan yang berkembang kala itu. Termasuk Rasulullah SAW juga melakukan upaya pengobatan baik untuk mengobati dirinya maupun mengobati orang lain.

Rasulullah SAW pernah mengalami sakit selama hidupnya, antara lain :
1. Terkena sihir, hal ini terjadi di Madinah
2. Sakit kepala
3. Panas/Demam, bahkan Beliau sampai pingsan. Hal ini terjadi pada minggu terakhir sebelum wafatnyaBeliau
4. ^Uzrah
5. Radang Mata
6. Mulut Beliau luka dan berdarah, hal ini terjadi ketika Beliau hijrah ke Thaif
7. Luka akibat tertusuk panah, pada perang uhud.
(lihat al Jami^ Fil al Shirah al Nabawiyah, Jil.5 Hal 190)

Rasulullah SAW terkena sihir (santet)
Hadits riwayat Aisyah ra. ia berkata:
Seorang Yahudi Bani Zuraiq yang bernama Labied bin Al A^sham, pernah menyihir Rasulullah saw. sehingga Rasulullah saw. membayangkan seolah-olah melakukan sesuatu, padahal tidak. Sampai pada suatu hari atau pada suatu malam, Rasulullah saw. berdoa dan terus berdoa, kemudian bersabda: Hai Aisyah! apakah engkau merasa bahwa Allah memberiku petunjuk mengenai apa yang aku tanyakan kepadaNya? Dua malaikat telah datang kepadaku. Salah satu di antara keduanya duduk di samping kepalaku, sedangkan yang lain di dekat kakiku. Malaikat yang berada di samping kepalaku berkata kepada malaikat yang berada di dekat kakiku, atau sebaliknya: Apa sakit orang ini? Yang ditanya menjawab: Tersihir. Yang satu bertanya lagi: Siapakah yang menyihirnya? Yang lain menjawab: Labied bin Al A^sham. Yang satunya bertanya: Di mana sihir itu ditempatkan? Yang lain menjawab: Pada sisir dan rambut rontok yang berada di sisir itu, serta kantong mayang kurma jantan. Yang satu bertanya: Di mana itu diletakkan? Yang lain menjawab: Di dalam sumur Dzu Arwan. Aisyah melanjutkan: Lalu Rasulullah saw. datang ke sumur itu bersama beberapa orang shahabat beliau, kemudian beliau bersabda: Hai Aisyah! Demi Allah, seakan-akan air sumur itu perasan inai (yakni berwarna kuning kemerah-merahan), sedangkan pohon kurma yang ada di sana bagaikan kepala-kepala setan. Aku (Aisyah) bertanya: Ya Rasulullah! Apakah engkau tidak membakar saja benda itu? Rasulullah saw. menjawab: Tidak. Mengenai diriku, Allah telah berkenan menyembuhkanku. Dan aku tidak suka membuat masyarakat menjadi resah. Karena itu, aku menyuruh memendam menanam (nya) (HR. al Bukhari, Muslim)
Dari Siti Aisyah RA, beliau berkata : “Aku tidak pernah melihat seseorang merasa sakit melebihi apa yang dirasakan oleh Rasulullah SAW”
(HR. al Bukhari Muslim)

Peristiwa lain yang dialami oleh Rasulullah SAW, bahwa Beliau-pun mengalami sakit demam bahkan demam Beliau lebih parah melebihi demam yang dialami dua orang dewasa seperti kita. Sebagaimana diriwayatkan oleh Abdullah bin Mas^ud RA :
Hadits riwayat Abdullah bin Mas^ud ra. ia berkata:
Aku menemui Rasulullah saw. ketika beliau dalam keadaan kurang sehat. Aku mengusap beliau dengan tanganku. Aku katakan kepada beliau: Wahai Rasulullah! Sesungguhnya engkau benar-benar terjangkit demam yang sangat parah. Rasulullah saw. bersabda: Apa yang aku rasakan sekarang ini adalah sama seperti yang dialami oleh dua orang di antara kamu. Aku berkata: Kalau begitu engkau memperoleh dua pahala kali lipat. Rasulullah saw. bersabda: Benar. Kemudian Rasulullah saw. bersabda: Setiap muslim yang ditimpa musibah sakit dan lainnya, maka Allah akan menghapus kesalahan-kesalahannya, seperti daun yang rontok dari pohonnya
(HR. Muslim)
Rasulullah SAW berobat Rasulullah SAW pernah beberapa kali mengalami sakit, dan setiap kali sakit Beliau SAW pasti berobat. Kadang cukup dengan Ruqiyyah/doa saja, kadang harus dengan tindakan seperti bekam/hijamah atau ada dengan meminum obat seperti madu dan habbatussaudah.

Rasulullah SAW yakin bahwa setiap penyakit ada obatnya.
Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda :
“Tidaklah Allah menurunkan penyakit kecuali Dia juga menurunkan obatnya”.
(HR. al Bukhari)
Rasulullah SAW berobat dengan tiga cara :
1. Dengan Obat-obatan herbal dan tindakan
2. Dengan doa (Ruqiyyah)
3. Dengan Obat dan Doa (Ruqiyyah)
untuk jenis obat-obatan jenis herbal dan tindakan biasanya Beliau SAW menggunakan :
1. Hinna^
2. Hijamah (bekam)
3. Sa^uthh
4. Syuniz, pohon penghasil habbah saudah
5. Madu
6. Zarirah
Obat dan tindakan yang direkomendasi oleh Rasulullah SAW
Dari Jabir RA, Rasulullah SAW bersabda :
“Jikalau ada diantara obat kalian yang baik, maka itu ada pada meminum madu atau bekam atau besi panas, akan tetapi saya tidak menyukai pengobatan dengan besi panas”.
(HR. al Bukhari, Muslim)
Hadits riwayat Ibnu Umar ra.: Dari Nabi saw. bahwa beliau bersabda:
Demam itu berasal dari didihan api neraka Jahannam. Karena itu, turunkanlah demam itu dengan air
(HR. al Bukhari, Muslim)
Dalam riwayat lain :
Hadits riwayat Asma ra. bahwa: Pernah ada seorang perempuan yang gelisah karena menderita demam, ia dibawa menghadap kepadanya (kepada Asma). Lalu Asma meminta air, kemudian disiramkan ke dalam kerah baju perempuan itu. Asma berkata: Sesungguhnya Rasulullah saw. pernah bersabda: Turunkanlah panas demam itu dengan air. Beliau juga bersabda: Sesungguhnya panas itu dari didihan api neraka Jahanam
(HR. Muslim)
Hadits riwayat Ummi Salamah, isteri Rasulullah SAW, bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda tentang jariyah yang berada dirumah Ummi Salamah, Beliau melihat dia memiliki wajah yang lain dari pada yang lain akibat terkena hipnotis maka Rasulullah bersabda : Ruqiyahlah dia, agar wajah kembali seperti semula.
(HR. Muslim)
Dari Ibn Abbas RA, bercerita :
Bahwa Rasulullah SAW dalam keadaan ihram, Beliau dibekam bagian kepalanya karena merasa sakit dibagian kepala itu
(HR. Muslim)
Dari Abu Said al Khudri, bercerita
bahwa seorang laki-laki datang kepada Rasulullah SAW mengadukan keadaan saudaranya yang sakit perut dan diare, lalu Rasulullah SAW bersabda : Berilah dia minum madu. Sahabat inipun memberi saudaranya minum madu. kemudian sahabat ini kembali menghadap Rasulullah SAW dan berkata : Ya Rasulullah, saya sudah memberinya madu tapi makin tambah parah diarenya. Rasulullah SAW bersabda : Berilah dia minum madu. lagi-lagi sahabat ini kembali menghadap Rasulullah SAW dan berkata : Ya Rasulullah, saya sudah memberinya madu tapi makin tambah parah diarenya. Rasulullah SAW bersabda : Allah itu benar dan perut saudaramu yang bohong. Beri dia minum madu. Sahabat inipun kembali memberi saudaranya minum madu dan dia pun sembuh
( HR al Tirmidzi)

Dari Abu Hurairah RA : Beliau mendengar Rasulullah SAW bersabda : Sesungguhnya pada HabbatusSaudah terdapat obat untuk segala macam penyakit kecuali kematian
(HR. al Bukhari)

Habbahtussaudah adalah jenis buah yang mirip dengan jintan hitam, tapi bukan jintan hitam yang dikenal di Indonesia, material yang terkandung di dalamnya berkhasiat menawarkan racun, kuman dan virus, maka buah ini dikatakan oleh Rasulullah SAW dapat mengobati segala penyakit. Dengan berkembangnya zaman habbatussaudah yang berbentuk biji, sekarang sudah diolah dan dikemas dalam bentuk pil dan minyak.
Doa-doa yang dibaca Rasulullah SAW
Rasulullah SAW seringkali mengobati penyakitnya, dengan membaca mu^awwidzatain lalu ditiupkan ke tangannya kemudian mengusap wajah dan tubuhnya. Aisyah RA bercerita : Rasulullah jika merasa sakit, Beliau membaca mu^awwidztain (QS. al Falaq dan al Naas) lalu meniupkannya (kemudian mengusapkannya ke wajah dan tubuhnya). (HR. al Bukhari Muslim)
Annas ibn Malik RA berkata kepada Tsabit yang mengadu kepadanya tentang sakit yang diderita. “Maukah kamu saya ruqiyah sebagaimana Rasulullah SAW lakukan kepadaku ?” Tsabit berkata : Tentu. Annas berdoa :
“Ya Allah, Rabb-nya Manusia. penghilang segala yang menakutkan, sembuhkanlah sesungguhnya Engkau maha penyembuh, tidak ada yag dapat menyembuhkan kecuali Engkau. kesembuhan yang tidak meninggalkan penyakit apapun”. (HR. al Bukhari, abu Dawud dan al Tirmidzi)
1. PENGOBATAN DENGAN MADU

 Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman tentang madu yang keluar dari perut lebah :
“Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia.” (An-Nahl: 69)
Madu dapat digunakan untuk mengobati berbagai jenis penyakit dengan izin Allah Subhanahu wa Ta’ala.Di antaranya untuk mengobati sakit perut, seperti ditunjukkan dalam hadits berikut ini:
“Ada seseorang menghadap Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, ia berkata: ‘Saudaraku mengeluhkan sakit pada perutnya.’ Nabi berkata: ‘Minumkan ia madu.’ Kemudian orang itu datang untuk kedua kalinya, Nabi berkata: ‘Minumkan ia madu.’ Orang itu datang lagi pada kali yang ketiga, Nabi tetap berkata: ‘Minumkan ia madu.’ Setelah itu, orang itu datang lagi dan menyatakan: ‘Aku telah melakukannya (namun belum sembuh juga malah bertambah mencret).’ Nabi bersabda: ‘Allah Mahabenar dan perut saudaramu itu dusta8. Minumkan lagi madu.’ Orang itu meminumkannya lagi, maka saudaranya pun sembuh.” (HR. Al-Bukhari no. 5684 dan Muslim no. 5731).

2. PENGOBATAN DENGAN HABBATUSSAUDA’ (jintan hitam)

 Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Sesungguhnya habbatus sauda` ini merupakan obat dari semua penyakit, kecuali dari penyakit as-samu”. Aku (yakni`Aisyah radhiallahu ‘anha) bertanya: “Apakah as-samu itu?” Beliau menjawab: “Kematian.” (HR. Al-Bukhari no. 5687 dan Muslim no. 5727).



3. PENGOBATAN DENGAN BEKAM (al-hijamah/oxidant drainage therapeutic).

Bekam adalah suatu metode terapi pengobatan yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah Saw.selama hidup beliau Saw ketika sedang menderita suatu keluhan pada kesehatannya, beliau hanya menggunakan metode-metod pengobatan sepert yang terekam dalam kitab hadist, diantaranya yang telah lama terlupakan / terabaikan (jika tidak ingin menyebut: “sengaja dilupakan”) oleh ummat Islam sediri, bahkan dikalangan pondok-pondok pesantren sekalipun, masih banyak yang belum pernah mengamalkan sunnah.

‘Abbas radhiallahu ‘anhuma mengabarkan:
“Sesungguhnya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berbekam pada bagian kepalanya dalam keadaan beliau sebagai muhrim (orang yang berihram) karena sakit pada sebagian kepalanya.” (HR. Al-Bukhari no. 5701) Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda:
“Obat/kesembuhan itu (antara lain) dalam tiga (cara pengobatan): minum madu, berbekam dan dengan kay, namun aku melarang umatku dari kay.”(HR. Al-Bukhari no. 5680)
4. KURMA

Hadits riwayat Saad ra. ia berkata:
Bahwa Rasulullah saw. pernah bersabda: Barangsiapa makan tujuh buah kurma di antara dua tanah tak berpasir Madinah (Ajwa) pada waktu pagi, maka racun tidak akan membahayakannya sampai sore.
(HR. al Bukhari, Muslim)
Ajwa adalah jenis kurma yang bagus, Rasulullah SAW suka memakan kurma ini, selain rasanya enak ternyata kandungan yang ada pada kurma ini memilki manfaat kesehatan bagi yang memakannya dalam jumlah tertentu.
read more

Jam Piket Organ Tubuh


LAMBUNG
Jam 07.00 - 09.00
Jam piket organ lambung sedang kuat, sebaiknya makan pagi untuk proses pembentukan energi tubuh sepanjang hari. Minum jus atau ramuan sebaiknya sebelum sarapan pagi, perut masih kosong sehingga zat yang berguna segera terserap tub

LIMPA
Jam 09.00 - 11.00
Jam piket organ limpa kuat, dalam mentransportasi cairan nutrisi untuk energi pertumbuhan. Bila pada jam-jam ini mengantuk, berarti fungsi limpa lemah. Kurangi konsumsi gula, lemak, minyak dan protein hewani.

JANTUNG
Jam 11.00 - 13.00
Jam piket organ jantung kuat, harus istirahat, hindari panas dan olah fisik, ambisi dan emosi terutama pada penderita gangguan pembuluh darah .

HATI
jam 13.00 - 15.00
Jam piket organ hati lemah, bila orang tidur, darah merah berkumpul dalam organ hati dan terjadi proses regenerasi sel-sel hati. Apabila fungsi hati kuat maka tubuh kuat untuk menangkal semua penyakit.

PARU-PARU
Jam 15.00 - 17.00
Jam piket organ paru-paru lemah, diperlukan istirahat, tidur untuk proses pembuangan racun dan proses pembentukan energi paru-paru.

GINJAL
jam 17.00 - 19.00
Jam piket organ ginjal kuat, sebaiknya digunakan untuk belajar karena terjadi proses pembentukan sumsum tulang dan otak serta kecerdasan.

LAMBUNG
Jam 19.00 - 21.00
Jam piket organ lambung lemah sebaiknya tidak mengkonsumsi makan yang sulit dicerna atau lama dicerna atau lebih baik sudah berhenti makan

LIMPA
Jam 21.00 - 23.00
Jam piket organ limpa lemah, terjadi proses pembuangan racun dan proses regenerasi sel limpa. Sebaiknya istirahat sambil mendengarkan musik yang menenangkan jiwa, untuk meningkatkan imunitas.

JANTUNG
Jam 23.00 - 01.00
Jam piket organ jantung lemah. Sebaiknya sudah beristirahat tidur, apabila masih terus bekerja atau begadang dapat melemahkan fungsi jantung.

HATI
Jam 01.00 - 03.00
Jam piket organ hati kuat. Terjadi proses pembuangan racun/limbah hasil metabolisme tubuh. Apabila ada gangguan fungsi hati tercermin pada kotoran dan gangguan mata. Apabila ada luka dalam akan terasa nyeri.

PARU-PARU
Jam 03.00 - 05.00
Jam piket organ paru-paru kuat, terjadi proses pembuangan limbah/racun pada organ paru-paru, apabila terjadi batuk, bersin-bersin dan berkeringat menandakan adanya gangguan fungsi paru-paru. Sebaiknya digunakan untuk olah nafas untuk mendapatkan energi paru yang sehat dan kuat.

USUS BESAR
Jam 05.00 - 07.00
Jam piket organ usus besar kuat, sebaiknya biasakan BAB secara teratur.
read more